Skip to main content

Mari bersyukur men-temen


Kepada orang-orang yang tara makan di katering karena ini itu...

SATU

Saat itu keadaan katering sepi, sama seperti hari hari sebelumnya belakangan ini. Hanya ada satu dari belasan meja ditempati. Seorang santriwati mengisi piringnya dengan nasi goreng dari tempat nasi yang setengah terisi, saat sang ema penjaga berkata;
“Eh eneng-”
“-Kemana ya yang lainnya, kok sepi?”
“Neng, kenapa ya, biasanya nasi dua tempat gini kurang, kok akhr-akhir ini satu juga gak abis, ya?”
“Neng, kenapa ya, ibu disini kerja untuk beli nasi, tapi disini nasi dibuang-buang..”
-Ema Katering-

DUA

“AH kenapa ini ayam crispy rasanya ga kayak KFC?!” Seseorang pergi dari katering sambil mengeluh.

Bikin grup nasyid lah saat itu juga sambil nyanyi ‘BERSYUKUUR KEPADA ALLAH...’
Rasain tuh tahu apung, tahu sumedang dikeresin pake air!

fabiayyi alaa irabbikumaa tukadzibaan..!


TIGA

Waktu buka puasa tinggal beberapa menit lagi. Beberapa kelopok santriwati mendatangi katering untuk mengambil makan, saat seseorang berkata;
“AH, makannya kok sama ayam lagi?” seseorang itu mengeluh dengan keras.
“Bu, kenapa makannya sama ayam terus ? Bosen, ” dia mengeluh (lagi) pada ema penjaga katering.
“Gatahu neng, dari sana nya,”
“Bu, nanti sahur jangan ayam lagi bu, bosen..”
“Aduh neng, gimana ya, udah siapin buat bikin ayam crispy sama sop”
“Ah ibu, boseenn.. tempe aja, gitu, bosen.. ” Dia memelas sambil menggoyang-goyangkan tubuhnya. “Ah udah ah akumah bosen makan ayam terus, sekarang gabakal bawa ayamnya” Dia mengambil nasi dan sayur lalu mengabaikan ayam yang tersedia di meja. Tentunya, mendapat tatapan aneh bagi dari orang orang yang menyaksikan hal tersebut.

---
Banyak orang kelaparan diluar sana, mereka harus bersusah payah untuk mendapatkan sekepal nasi untuk tubuhnya yang kurus kering. 

Mungkin kalau kalian liat WOW fakta di ig, kemarin-kemarin kalian bakal liat post annya yang bilang gini; "Orang afrika terpaksa mengolah tanah untuk dikonsumsi" karena tidak ada bahan yang layak untuk dimakan. Mungkin kalian juga pernah melihat dengan mata sendiri pengemis, atau homeless people yang tidak mendapatkan makanan yang layak.

Sedangkan kita? Makanan bahkan lebih dari cukup. Tapi beberapa membuang-buang dengan tidak bertanggung jawab atas makanan yang mereka ambil sehingga nasi atau makanan yang ada di piring mereka tersisa. 

Tidak menghabiskan makanan dan membuangnya,
sama dengan mencuri. Mengambil hak orang orang kelaparan diluar sana tanpa bertanggung jawab.

Respect your food:)

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Me and a cup of Hot Lemon Tea

Good Morning, from me and a cup of lemon tea. Teh hangat dengan sedikit gula dan potongan lemon segar menemaniku pagi ini. Pagi yang entah kenapa sangat bersemangat tanpa alasan. Sejak aku bangun sebelum matahari terbit, bahkan lebih cepat dari biasanya, aku tidak merasakan kantuk yang tersisa sedikit pun. Aneh, padahal tadi malam aku tidur larut malam sekitar pukul satu. Ya, aku ingin membicarakan Teh dan Lemon saja ya, daripada hal hal tidak penting tentang pagi ku yang tak akan kalian peduli kan, hehe. Sudah dua hari aku membuah teh hangat untuk memulai hari. Kebetulan, aku membawa lemon lemon segar dari rumah untuk persediaan. Kebetulan juga, seorang teman seasramaku entah kenapa membawa gula pasir sangat banyak yang dengan senang hati dia bagi. Saat aku menulis ini, aku sesekali juga menyisip teh itu, untuk mengingat kembali apa yang aku harus tulis darinya.  Teh hangat, sedikit gula, potongan lemon, dan cuaca yang sejuk. Kolaborasi yang indah untuk menciptakan sebua...

REFRESH

REFRESH. Bukan, bukan yang klik kanan kalau komputer error. Inituh Responsible in the future and Ready to Show it. REFRESH tuh nama angkatan 25pi/37pa di Darul Arqam, yang kemarin baru ultah ke 4. Cie udah 4 tahun masih bertahan. Apa? bertahan? malahan lebih susah untuk berpisah kayaknya. Kita waktu itu taaruf ga saling kenal, masih pada nangis di asrama (Aku sih no), masalah kecil dibesar besarin, kerudung temen ga bener aja di ghibahin. Rebutan pacar aja tawuran (hiperbol). Tapi kan bikin ketawa sekarang, dulu apa-apaan coba. Kalu nostalgia di asrama tuh paling semangat ngebully yang masalalunya jahil banget. Dan kita melalui masa masa itu bersama. Masa-masa ngebully tahu apung katring, atau ngeceng di rooftop waktu bubaran labkom putra.  Sampai tahun ini kita pusing bareng. Bareng-bareng bikin pusing dan dipusingin, tentang FIKIR. Musuhan, nangis-nangisan, ketawa-ketawaan, pura pura bahagia ketika proposal bikin greget kepastiannya. Saat masalah cinta tuh udah ga sempet ...

bintang gagal jatuh kampung kodok

Pada suatu hari, terdapat suatu kampung bernama kampung Kodok. Kampung itu tiba tiba didatangi oleh penyihir jahat yang murka karena rumahnya kebakaran terkena petasan pas abis taraweh. Sebenernya penyihir ituteh berusaha sabar, da katanya bisi puasa nya batal. Tapi setelah penyihir itu berpikir kan udah malem jadi puasabya udahan, terus dipikir pikir lagi kenapa ada taraweh dan kenapa puasa padahal ramadhan mulai nya bulan depan, si penyihir pun jadi deh marahnya nyamperin anak di kampung Kodok yang main petasan. Ternyata si anak ituteh pangeran gaes, ganteng pokoknya mah. Katanya si penyihir teh sakit hati gapunya rumah lagi, terus sapu terbangnya kebakar, da hoream cenah kalau jalan kaki mah bisi rorombeheun. Akhirnya Si pangeran ngasih sandal karena ternyata si penyihir gatahu adanya penemuan baru bernama sandal. Tapi da tetep sakit hati karena kodok kesayangannya mati kaget pas denger jedor jedor petasan, si kodok kesayangan penyihir yang bernama tikus itu ternyata punya pen...